Profil Purnawirawan Mayor TNI AD Muhammad Saleh Karaeng Sila

Mayor (Purn) TNI AD Muhammad Saleh Karaeng Sila, lahir di Jeneponto tanggal 10 Juni 1978 putra dari Bapak Almarhum H Syamsul Bahri karaeng Situju , dulunya PNS Pemkab Jeneponto. Mayor TNI ( Purn ) Muhammad Saleh Karaeng Sila merupakan putra terbaik bangsa yang mempunyai jiwa Nasionalis tanpa membeda-bedakan suku, agama, jabata, ras dan satatus sosial masyarakat.Muhammad Saleh adalah lulusan Akademi Militer (AKMIL) tahun 1999 dan beliau merupakan putra asal Lorong Macan jalan Sungai Kelara Bontosunggu Kelurahan Empoang Kecamatan Binamu kabupaten Jeneponto provinsi Sulawesi Selatan. Beliau merupakan pendiri Komunitas Pembela Tanah Air (PETA) yang sekarang anggotanya telah ribuan di seluruh penjuru yaitu 34 Provinsi di wilayah Indonesia dan juga beliau merupakan Pembina Lembaga Bantuan Hukum Pembela Tanah Air (LBH PETA) yang telah berkibar di 14 Provinsi dan baru-baru ini sedang mengencar-gencarkan pembentukan Partai Indonesia Mandiri (PIM). Bahwa adapun besic perjuangan jebolan Akmil angkatan tahun 1999 ini adalah dibidang perekonomian yang dikenal dengan sebutan Gerakan Ekonomi PETA 1 Komando. Adapun riwayat karir dan pendidikan jebolan Akmil 99 ini adalah sebagai berikut:

Riwayat Pendidikan dan Prestasi

MUHAMMAD SALEH KARAENG SILA. SR, YM , Putra asli dari Kabupaten Jeneponto Provinsi Sulawesi Selatan. Lahir pada 10 Juni 1978 Tahun 1990 Lulus Sekolah Dasar (SD) .
Tahun 1993 Lulus Sekolah Menengah Pertama (SMP).Tahun 1996 Lulus Sekolah Menengah Atas (SMA).
Tahun 1996 Menjadi siswa Teladan dengan keterampilan dibidang elektronik yaitu Membagi arus listrik dengan alat yang sederhana dengan bahan dasar triplek .

Tahun 1996 Masuk Pendidikan AKABRI

– Tahun 1998 Pendidikan Dasar Pasukan Udara (PARA) di Batu Jajar – Bandung. – Tahun 1999 Prestasi demi prestasi diraih selama pendidikan di AKABRI , sehingga memperoleh kenaikan jabatan hingga 4 x berturut – turut selama dalam kurun waktu 1 tahun. – Komandan Regu Batalyon Madya Korps Taruna.Komandan Pleton Batalyon Madya Korps Taruna.Komandan Kompi Batalyon Madya Korps Taruna. – Komandan Batalyon III Candra Dimuka Korps Taruna. “ Hal – hal seperti ini belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah berdirinya Akademi Militer baik di Indonesia maupun di Luar Negeri. Tahun 1999 Bulan Desember dilantik menjadi perwira. – Tahun 2000 Kelulusan Pendidikan Infantri dengan urutan Rangking ke 5.Tahun 2001 Memperjuangkan hak prajurit walaupun jabatan dan dirinya menjadi korban. – Tahun2002 Pemecah rumus koordinat Geografis ke koordinat Taktis tanpa menggunakan GPS. Tahun 2003 Dilantik menjadi pelatih terbaik Raider oleh Jendral TNI Ryamizad Ryacudu dan melatih para pelatih Kostrad Raider serta Batalyon Raider. – Tahun 2004 Ikut dalam Darurat Militer II Aceh. – Tahun 2005 Kursus Perwira Operasi. – Tahun 2007 Melatih Batalyon Raider 514 Bondowoso. – Tahun 2008 Menciptakan sistem pembayaran gaji prajurit yang berbeda dan diresmikan oleh Negara tahun 2011 yaitu ATM Merah Putih. – Tahun 2009 saat di Batalyon Linud 501 mengajukan pengunduran diri dari TNI namun komandan Batalyon dan para senior tidak merestui. – Tahun 2009 Melanjutkan sekolah perwira di Bandung. – Tahun 2010 Menjabat sebagai Kasi Logistik Brigif 20 Timika dan membuat konsep perumahan prajurit termurah di Indonesia yaitu perumahan tipe 36 dengan harga dibawah Rp. 100 Juta, adapun nama perumahan tersebut adalah Perumahan Tentara 01 di Timika – Papua.
– Tahun 2011 Menjabat sebagai Wakil Komandan Batalyon 754 – Dansubsatgas TNI Dan memberikan hak – hak Satgas Darat, Laut, Udara, meskipun oknum atasan membenci. Dan juga telah diberi kesempatan oleh Allah SWT untuk menyelesaikan Sengketa industrial PT. Freeport.

KEAHLIAN DAN SPESIALISASI

1. Operasi Raid Baik Dalam Maupun Luar Negeri dengan Keahlian & Spesialisasi*
_- Penculikan._
_- Penghancuran Gedung._
_- Pembebasan Sandera._
_- Pertempuran Kota._
_- Pertempuran Gunung dan Hutan._
_- Pertempuran Rawa Dan Laut._
_- Sabotase._
_- Operasi Gerilya._
_- Operasi LINUD._
_- Operasi Mobil Udara._
_- LEMPIKA (Lempar Pisau dan Kapak)._
_- Navigasi Darat._
_- Menembak dengan Jarak 300 Meter._
_- Menaksir Jarak dan Bunyi._
_- Sumpit._
_- Memanah._
_- BDM (Beladiri Diri Militer)._
_- Membuat BOM dari Zat Kimia._
_- Infiltrasi (Penyusupan)._
_- Eksfiltrasi (Pelolosan)._
_- Kombat Intel (Intel Tempur)._

2. Pelatih Terbaik :*
_- Teknis._
_- Taktis._
_- Tempur._
_- Strategi._
_- Spionase._
_- Survival._
_- Serbuan Ruangan._
Tahun 2012 Mengundurkan diri sebagai anggota TNI

Tahun 2012 Manager Operasional PT. Putra Bintang Mimika di Timika – Papua. Tahun 2013 Manager Operasional PT. Indimatam Group di Timika – Papua. Tahun 2013 Manager Security PT. GBU di Kutai Barat – Kalimantan Timur. Tahun 2014 Manager Security dan HUMAS PT. Kedap Sayaq di Kutai Barat Kalimantan Timur. Tahun 2014 Menjadi Panglima Markas Besar Laskar Merah Putih (LMP) di Jakarta.Tahun 2015 Project Manager PT. DAP di Kalimantan Timur. Tahun 2015 Manager Security PT. Kideko di Tanah Grogot – Kalimantan Timur. Tahun 2015 Direktur Utama PT. Pandawa Mandiri Sejahtera di Jakarta. Tahun 2015 Komisaris PT. Arka Jaya di Jakarta.
10 November 2015 Dipilih menjadi Panglima Besar PETA 1 KOMANDO oleh Rakyat Jelata dan diangkat secara De Facto. Pengunduran diri ini dilakukan agar bisa lebih leluasa berjuang bersama rakyat yang selama Ini tertindas dengan tujuan utama adalah Negara harus kelola kekayaan alam bangsa sendiri sesuai dengan amanah pasal 33 UUD 1945 dan Pancasila sila ke 5 demi kemakmuran seluruh Rakyat Indonesia tanpa terkecuali, bukan untuk Kapitalis Asing beserta antek – anteknya,mewujudkan Indonesia Mandiri  dan menciptakan Keadilan Kepada seluruh Rakyat Indonesia.

2 thoughts on “Profil Purnawirawan Mayor TNI AD Muhammad Saleh Karaeng Sila”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *